Pada tahun 1962 di Klaten berdiri Samalo ( merupakan balai pengobatan penyakit paru-paru ). Selanjutnya pada tahun 1978 diterbitkan SK Menkes nomor 144 dimana nama Samalo berubah menjadi UPT Balai Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Paru-paru ( BP4 ). Pada tahun 2002 Balai Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Paru-paru ( BP4 ) ditetapkan menjadi UPT Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Pada tahun 2008 nama Balai Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Paru-paru ( BP4 ) berubah menjadi Balai Kesehatan Masyarakat ( BKPM ). Pada tahun 2017 nama Balai Kesehatan Paru Masyarakat ( BKPM ) diganti menjadi Balai Kesehatan Masyarakat ( Balkesmas ).

Kedudukan Balkesmas wilayah Klaten merupakan unsur pelaksana tugas teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang tertentu di bidang pelayanan kesehatan masyarakat. Balkesmas wilayah Klaten dipimpin oleh Kepala Balai yang berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Wilayah kerja Balkesmas Wilayah Klaten meliputi wlayah eks karisidenan Surakarta atau yang dikenal dengan sebutan “Subosukawonosraten” ( Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten ).